
MENTOK, BN16 BANGKA – Gelaran final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina menyisakan duka mendalam bagi para pendukung Albiceleste di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Kota Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Kekalahan tipis Argentina dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu (menit ke-106) menjadi pil pahit yang harus ditelan mentah-mentah. Mimpi Argentina untuk mempertahankan tahta juara dunia seketika pupus, memicu gelombang air mata dari para fans setianya.
Di Mentok, atmosfer kesedihan begitu terasa di kalangan pencinta sepak bola lokal. Dua fans berat Argentina asal Bangka Barat, yang akrab disapa Bang Ger dan Bang Cul, tak mampu menyembunyikan rasa kecewa mereka hingga meneteskan air mata setelah peluit panjang dibunyikan.
Bagi mereka, kekalahan ini bukan sekadar urusan kalah taruhan atau adu gengsi biasa, melainkan menyangkut harga diri di tempat tongkrongan sehari-hari.
“Sedih rasanya, rasanya mau hilang saja dari tongkrongan Warkop Mas Ari. Tempat biasa kami kumpul-kumpul sama teman-teman,” ujar Bang Ger dengan nada lesu saat ditemui media setelah pertandingan usai.
Rasa terpukul yang dialami Bang Ger tampaknya begitu membekas. Kekalahan dari tim matador Spanyol ini membuatnya enggan untuk berinteraksi sosial untuk sementara waktu demi menghindari aksi saling ejek antar-suporter yang biasa terjadi di warung kopi.
“Saya jujur malu mau kumpul di Warkop Mas Ari, bahkan besok paginya di Warkop Ak Nur juga rasanya berat sekali. Spanyol juara, dan posisi kami sebagai fans Argentina sekarang benar-benar terpojok,” pungkas Bang Ger.
Kini, Warkop Mas Ari dan Warkop Ak Nur yang biasanya riuh oleh diskusi taktik dan candaan bola diprediksi akan menjadi tempat yang “panas” bagi para pendukung Argentina yang harus rela melihat Spanyol mengangkat trofi emas Piala Dunia 2026.(Red)
