
BANGKA BARAT, BN16BANGKA- Aroma kompetisi mendadak pekat di dalam Gedung Catur Prasetya Polres Bangka Barat, Rabu (24/6/2026) siang. Puluhan pemuda berkumpul bukan untuk urusan hukum, melainkan untuk menyatukan visi dalam Technical Meeting (TM) turnamen e-sport Mobile Legends bergengsi: “Kapolres Cup: Road to Kapolri Cup 2026”.
Riuh rendah suara strategi dan tatapan penuh fokus dari para perwakilan tim langsung terasa saat pembagian braket dimulai. Turnamen ini bukan sekadar ajang adu mekanik lokal, melainkan gerbang awal menuju panggung nasional di Mabes Polri.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasatreskrim AKP Raja Taufik Ikrar Bintani menegaskan bahwa seluruh aspek teknis telah dimatangkan. Sebanyak 14 tim yang mendaftar telah melewati proses verifikasi data pemain secara ketat sesuai regulasi resmi.
“Mereka sudah siap bertanding. Di sesi TM ini, kita menyepakati aturan bersama secara detail, mulai dari aturan pause hingga batasan taunting di dalam gim. Pembagian braket juga langsung dilakukan hari ini agar setiap tim bisa memetakan lawan mereka,” ujar AKP Raja Taufik.
Ketua Pelaksana Turnamen, Ipda Ragil Dimas Ramadhan, menjelaskan bahwa dari hasil undian braket, terdapat 2 tim yang beruntung mendapatkan posisi bye dan langsung melaju ke babak berikutnya.
Kompetisi akan berjalan dengan tensi tinggi menggunakan format Best of Three (BO3) sejak babak penyisihan hingga semifinal. Ketegangan dipastikan memuncak pada babak final yang akan menggunakan sistem Best of Five (BO5).
Menariknya, seluruh rangkaian pertandingan ini akan digilas habis hanya dalam waktu satu hari, yaitu pada Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Gedung Catur Prasetya.
“Masing-masing tim diperbolehkan membawa suporter untuk membakar semangat bertanding. Namun, karena ini di lingkungan institusi, para pendukung yang hadir wajib melapor terlebih dahulu ke pos penjagaan di pintu masuk Polres Bangka Barat,” kata Ipda Ragil.
Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi para pencinta Mobile Legends di Bangka Barat. Tiga tim terbaik yang berhasil naik ke podium juara satu, dua, dan tiga akan langsung mengantongi tiket untuk mewakili Kabupaten Bangka Barat di tingkat Polda Babel, Pangkalpinang.
“Jika perwakilan kita berhasil menang di tingkat Polda, mereka akan dikirim ke tingkat Mabes Polri untuk bertanding membawa nama daerah melawan provinsi lain seluruh Indonesia,” tambah perwira yang juga menjabat sebagai Kanit Tipidter Polres Bangka Barat tersebut.
Turnamen yang didominasi oleh remaja usia 16 hingga 22 tahun ini diharapkan menjadi inkubator positif bagi talenta muda. Alih-alih menghabiskan waktu untuk hal negatif, energi terarah para pemuda ini disalurkan menjadi prestasi.
“Gim ini bukan lagi sekadar mainan, tapi olahraga elektronik yang sudah diakui dunia dan dipertandingkan di SEA Games. Ini adalah wadah pengembangan diri di luar sekolah. Kami berharap para putra daerah ini bertanding dengan semangat tinggi dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” pungkas Ipda Ragil penuh harap.
