Operasi Pekat Menumbing 2026: Tim Gabungan Macan Putih Amankan Dua Pelaku Premanisme di Pelabuhan Tanjung Kalian

MENTOK, BANGKA BARAT – Komitmen Polres Bangka Barat dalam menciptakan situasi kondusif selama Operasi Pekat Menumbing 2026 terus digalakkan. Terbaru, Tim Gabungan beserta jajaran “Macan Putih” Sat Reskrim Polres Bangka Barat berhasil mengamankan dua pria yang diduga melakukan aksi premanisme di kawasan vital transportasi publik.

Penangkapan tersebut dilakukan di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kronologi Pengamanan,Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan masyarakat, para pelaku kerap meresahkan calon penumpang kapal ferry. 

Modus yang digunakan adalah dengan mencegat calon penumpang dan meminta sejumlah uang dengan dalih jasa calo penyebrangan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim yang bergerak di bawah dasar Surat Perintah Nomor: Sprin/191/II/OPS.1.3/2026 langsung melakukan penyisiran di area pelabuhan dan berhasil mengamankan dua orang pelaku yang masuk dalam kategori Target Operasi (Non-TO) Premanisme.

Identitas Pelaku,Kedua pria yang diamankan merupakan warga lokal Kecamatan Mentok, yakni:

 * Insial wri alias Nno (36), seorang buruh harian asal Kampung Tanjung Laut.

 * Inisial Der alias sul (46), warga Kampung Tanjung.

Kapolres Bangka Barat melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya pembersihan praktik pungli dan premanisme yang mengganggu kenyamanan pengguna jasa transportasi laut di gerbang masuk Pulau Bangka tersebut.

“Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya kegiatan premanisme yang meminta uang kepada calon penumpang. Tim gabungan langsung bergerak cepat mengamankan yang bersangkutan untuk menjaga ketertiban di Pelabuhan Tanjung Kalian,” ujar pihak kepolisian dalam laporannya.

Tindak Lanjut Kepolisian,Meskipun dalam penangkapan ini tidak ditemukan barang bukti (nihil), kedua pelaku tetap digelandang ke Mapolres Bangka Barat. Pihak kepolisian mengambil langkah persuasif namun tegas dengan melakukan:

 * Pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku.

* Pembinaan khusus agar tidak mengulangi perbuatan yang merugikan masyarakat.

* Pendataan sebagai bagian dari basis data pengawasan Operasi Pekat Menumbing 2026.

 

Saat ini, situasi di Pelabuhan Tanjung Kalian terpantau aman dan terkendali. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme atau pungutan liar kepada petugas di lapangan.

((YPH))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *