Satgas Halilintar Cekal 60 Lempeng Timah di Tanjung Kalian, Diduga Milik Oknum Anggota TNI

MENTOK,BN16BANGKA– Ketegangan pecah di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat pada Jumat pagi (01/05/2026). Satgas Halilintar dilaporkan berhasil mencegat pengiriman ilegal berupa 60 keping lempengan timah balok yang diduga kuat melibatkan oknum anggota Korem 045/Gaya.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 06.37 WIB tersebut mengejutkan para pengguna jasa pelabuhan. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, puluhan lempengan logam strategis tersebut ditemukan di dalam kendaraan yang dikendarai oleh oknum berinisial tersebut.

∆≥”Tadi pagi sekitar jam 06.37 kami lihat langsung di Pelabuhan Tanjung Kalian ada penangkapan 60 keping lempengan timah. Informasinya, barang itu diamankan dari tangan oknum anggota Korem oleh Satgas Halilintar,” ungkap seorang sumber di lokasi yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

Terkait kabar miring yang menyeret institusi militer ini, Redaksi telah menghubungi Komandan Satgas Halilintar, Bagas, guna memverifikasi kronologi dan status hukum barang bukti tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Satgas masih melakukan pendalaman intensif.

“Sebentar bang, nanti saya kabarin lagi kelanjutannya bagaimana,” ujar Bagas singkat saat dikonfirmasi via pesan instan.

Hingga saat ini, identitas pasti oknum anggota Korem yang terlibat masih menjadi tanda tanya besar. 

Redaksi terus melakukan penelusuran mendalam untuk mengungkap siapa aktor di balik upaya pengiriman timah tanpa dokumen resmi atau surat rekomendasi dari PT Timah Tbk tersebut.

Sesuai regulasi yang berlaku, setiap pengangkutan timah keluar pulau harus disertai dokumen legalitas yang sah. 

Dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik ini menambah daftar panjang tantangan pengawasan komoditas timah di Negeri Sejiran Setason.

Sejauh mana kasus ini akan bergulir? Apakah akan ada tindakan tegas dari internal Korem 045/Gaya jika oknum tersebut terbukti bersalah? Redaksi BN16BANGKA akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

 

 (TIM TRABAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *