
SUNGAILIAT, BN16BANGKA — Aktivitas perjudian jenis dadu dilaporkan semakin marak beroperasi di kawasan Desa Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Berdasarkan keluhan warga setempat, kegiatan ilegal tersebut berlangsung hampir setiap hari dan kian meresahkan masyarakat.
Lokasi praktik perjudian ini disinyalir tersebar di beberapa titik strategis, meliputi kawasan Dusun Air Kenanga, Sambunggiri, Parit Tujuh, hingga area Jalan Puskesmas Lama dan Jalan Rebo.
Modus Operasi Tersembunyi,Berdasarkan penelusuran di lapangan, praktik perjudian tersebut memanfaatkan bangunan tersamar guna mengelabui warga maupun petugas.
Salah satu lokasi yang ditunjukkan warga berada di area belakang sebuah rumah papan yang dipasangi tenda terpal berwarna hitam sebagai arena permainan.
Yoga, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut sudah berjalan cukup lama dan rutin didatangi oleh pengunjung dari luar daerah.
“Perjudian itu sudah lama buka dan banyak pemain yang datang ke sana. Coba dicek saja, lokasinya di belakang rumah papan yang ada tenda terpal hitamnya,” ujar Yoga kepada Redaksi BN16BANGKA.
Dari informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, nama seorang pria berinisial A alias Ayong mencuat dan diduga kuat bertindak sebagai pemilik sekaligus pengelola lapak judi dadu tersebut.
Warga menyayangkan aktivitas yang digawangi oleh Ayong tersebut terkesan berjalan mulus tanpa hambatan. Praktik perjudian yang berlangsung hampir saban hari ini dinilai belum tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.
Maraknya judi dadu ini memicu kekhawatiran warga akan potensi timbulnya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Kenanga dan sekitarnya. Masyarakat berharap pihak kepolisian segera turun tangan menindak tegas para pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku.
Respons Kepolisian,Menanggapi laporan dan keluhan masyarakat tersebut, Kapolres Bangka yang baru menjabat sejak 15 Juli 2026, AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., memberikan tanggapan singkat saat dikonfirmasi oleh Redaksi.
“Terima kasih infonya, kami cek dulu kebenarannya ya,” ujar Kapolres Bangka saat dihubungi melalui pesan singkat.
Pihak redaksi BN16BANGKA terus berupaya mengawal perkembangan kasus ini, termasuk menunggu hasil pengecekan lapangan dari jajaran Polres Bangka serta konfirmasi lanjutan dari pihak terduga pengelola.
(Tim Redaksi)
