BN16 BANGKA.COM
BANGKA – Ketika sang surya perlahan tenggelam di ufuk Desember 2025, membawa serta kenangan setahun lamanya, sebuah kabar gembira merekah bak bunga mawar di taman pengabdian. Di bawah naungan panji Polres Bangka Barat, seorang putra bangsa bernama Dalyan mencatatkan tinta emas dalam riwayat hidupnya.
Bukan sekadar pergantian angka pada kalender, namun sebuah metamorfosis ruhani dan dedikasi. Dalyan resmi menanggalkan pangkat Bripda untuk memeluk amanah baru sebagai Briptu.
Kenaikan satu tingkat ini hadir bak kado terindah dari semesta, sebuah sukacita yang tak mampu lagi dibendung oleh kata-kata, meluap dalam syukur yang membuncah.
Langkah Baru, Harapan Baru,Di ambang pintu tahun 2026, pangkat baru di pundak bukan sekadar hiasan seragam. Ia adalah simbol doa-doa orang tua yang melangit, yang kini mewujud nyata dalam kebanggaan.
Langkah ini diharapkan menjadi pembuka gerbang keberkahan, di mana integritas sebagai garda Kepolisian Republik Indonesia tetap dijaga layaknya menjaga nafas sendiri.
Di balik seragam yang gagah, terselip pula sebuah harapan personal yang manis.
Seiring langkah kaki menuju tahun yang baru, tersampai doa agar ia segera melepaskan masa lajang, melengkapi kebahagiaan hidup dengan pendamping jiwa yang sejati.
Filosofi Sang Arus,Dalam sebuah renungan mendalam, Dalyan menitipkan pesan yang menggugah jiwa bagi rekan sejawat dan generasi muda:
“Janganlah senantiasa membiarkan diri hanyut ditelan arus. Sesekali, kita harus berani melawan arus demi sebuah kebenaran.”
>
Beliau juga menegaskan tentang arti kesetiaan pada janji dan tugas.
Baginya, kata “Siap” bukan sekadar pemanis bibir dalam upacara. Jangan pernah berucap siap jika pada akhirnya raga dan jiwa tak hadir saat dibutuhkan.
Sebab, integritas seorang Bhayangkara diukur dari selarasnya ucapan dan tindakan.Selamat, Briptu Dalyan.
Teruslah mengabdi, teruslah menjadi kebanggaan, dan biarlah integritasmu bersinar lebih terang dari kembang api tahun baru yang akan datang.
