
MUNTOK, BN16BANGKA —Jum’at 26-Juni-2026 Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan Polres Bangka Barat baru-baru ini. Jika biasanya personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) disibukkan dengan pengungkapan kasus dan berkas perkara, kali ini mereka harus berhadapan dengan riuhnya suasana dapur, kepulan asap, dan aroma bumbu dapur yang menyengat.
Di bawah naungan dan dukungan penuh dari Kasat Reskrim, AKP Raja Taufik Intan Bintani, tim jagoan Satreskrim turun gelanggang dalam perlombaan memasak Nasi Goreng. Tidak main-main, tim ini dipimpin langsung oleh Briptu M. Dalyansyah sebagai kepala tim memasak, didampingi oleh kru dapur tangguh lainnya: Brigpol Heri, Bripda Abi, dan Bripda Hendri.
Alih-alih menyajikan menu standar, tim Satreskrim tampil percaya diri dengan mengusung menu andalan: Nasi Goreng Udang Bakar Madu 3. Kombinasi rasa gurihnya nasi goreng yang dipadukan dengan manis-gurihnya udang bakar madu menjadi senjata utama mereka untuk memikat lidah para dewan juri.
Menariknya, resep yang mereka gunakan bukan hasil berselancar di internet, melainkan resep turun-temurun yang khusus dibekali dari rumah.
Saat diwawancarai oleh redaksi BN16BANGKA, Kepala Tim Memasak, Briptu M. Dalyansyah, membeberkan rahasia persiapan mereka yang terbilang unik dan emosional.
“Persiapan kami harus matang. Bukan cuma soal bahan-bahan, tapi sebelum bertanding tadi, saya sempatkan telepon orang tua dulu. Biar dapat dukungan, doa restu, sekaligus memastikan detail resepnya pas,” ujar Briptu M. Dalyansyah sembari tersenyum.
Bukan Soal Juara, Tapi Tentang Kebersamaan,Kompetisi memasak ini memang memicu adrenalin yang berbeda bagi para personel reserse ini. Ketepatan waktu, pembagian tugas mengiris bumbu, hingga menjaga tingkat kematangan udang membutuhkan koordinasi sekuat mereka melakukan fungsi penyelidikan di lapangan.
Namun, bagi keluarga besar Satreskrim Polres Bangka Barat, perlombaan ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar membawa pulang piala.
“Ini bukan tentang siapa juaranya atau siapa yang paling hebat memasak. Ini adalah momentum untuk membangun kebersamaan dan soliditas di internal Satreskrim Polres Bangka Barat. Setiap aktivitas yang kami lakukan, baik di lapangan maupun dalam kegiatan seperti ini, kuncinya adalah kekompakan,” pungkas Dalyansyah menutup wawancara.
Aroma harum Nasi Goreng Udang Bakar Madu 3 boleh saja memudar setelah kompetisi usai, namun kehangatan, tawa, dan rasa kebersamaan yang tersaji di atas wajan hari itu dipastikan akan tetap melekat erat dalam sanubari tim Satreskrim Polres Bangka Barat.
(BN16/Red)
