
**MENTOK, BANGKA BARAT** – Dalam suasana hangat Idul Fitri, Wakil Bupati Bangka Barat menggelar pertemuan silaturahmi bersama pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Barat serta perwakilan 23 Cabang Olahraga (Cabor) bertempat di kediaman dinasnya. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk membahas kesiapan serta kendala para atlet menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Cabor yang tetap bersemangat meskipun di tengah keterbatasan. Ia menegaskan pentingnya menjaga performa atlet demi membawa nama baik daerah yang lebih bermartabat di kancah provinsi.
Menanggapi aspirasi dari cabor Drum Band terkait fasilitas latihan, Wakil Bupati membawa kabar baik bagi para atlet. Ia memastikan bahwa **Stadion Pal 9 akan segera dibuka** untuk digunakan sebagai pusat pelatihan atlet Porprov. Langkah ini diambil agar persiapan teknis di lapangan dapat berjalan maksimal sebelum hari perlombaan tiba.
Selain itu, menyikapi usulan dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Wabup mengimbau agar para atlet **tetap konsisten menjalankan latihan mandiri**. Meskipun program *Training Center* (TC) secara resmi belum dimulai, kedisiplinan latihan diharapkan tetap terjaga agar kondisi fisik atlet tidak menurun.
Isu krusial mengenai anggaran menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.Cabor Biliar secara terbuka mengusulkan adanya uang pembinaan yang layak bagi atlet, setidaknya di angka Rp500.000, sebagai bentuk apresiasi dan upaya “memanusiakan” pejuang olahraga daerah.
Namun, Ketua KONI Bangka Barat mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi terkait keterbatasan alokasi dana saat ini. Menurutnya, dengan anggaran yang kecil, sulit bagi KONI untuk memenuhi tuntutan uang pembinaan tersebut secara mandiri.
“Kami berharap Bapak Wakil Bupati dapat membantu mencarikan solusi atau jalan keluar agar kesejahteraan atlet tetap diperhatikan di tengah keterbatasan anggaran kita,” ujar Ketua KONI di hadapan forum.
>
Optimisme muncul dari Cabor Wushu yang akan menjalani debut perdana mereka di Porprov tahun ini.
Setelah sukses mendulang prestasi di Kejurprov, Wushu memohon dukungan dana pelatihan bagi para pelatih dan berkomitmen menyumbangkan medali emas bagi Bangka Barat meskipun dengan anggaran yang terbatas.
Di sisi lain, Kabid Pora Bangka Barat mengingatkan seluruh pengurus cabor untuk lebih proaktif dalam memanfaatkan fasilitas yang ada. Ia menyebutkan bahwa saat ini sudah banyak cabor yang mulai menggunakan sarana dan prasarana (Sapras) milik daerah.
“Kami berharap seluruh Cabor dapat menggunakan Sapras yang tersedia secara maksimal untuk menunjang prestasi,” pungkas Kabid Pora.
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah, KONI, dan seluruh Cabor untuk tetap solid dan berjuang habis-habisan di Porprov Bangka Belitung, demi mengharumkan nama Bangka Barat.
**Penulis:** *Humas Koni/YPH*
*Olahraga, Pemerintahan Bangka Barat*
