Deddi Wijaya : Jika keuangan Bangka Barat telah membaik, saya yakin Bupati Markus peduli kesejahteraan pegawai

Bangka Barat —Menanggapi dinamika yang berkembang terkait aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bangka Barat dalam menyampaikan aspirasinya yang difasilitasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kab. Bangka Barat, saya memandang dalam hal ini perlu bersama dipahami dengan kesabaran, pikiran tenang dan obyektif.

Hasil Rapat Dengar Pendapat oleh Komisi I DPRD Kab. Bangka Barat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi 1 Deddi Wijaya sangat alot dan hasilnya Komisi 1 mendorong pertengahan tahun 2026 nanti adanya evaluasi dan penghitungan ulang oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), guna mencari titik keseimbangan antara kemampuan fiskal daerah dan aspirasi tenaga pendidik, tentu kita berharap aspirasi dapat diprioritaskan tetapi bila tidak memungkinkan kita mengusulkan penyesuaian jam kerja mereka seperti sebelumnya.

Komisi 1 DPRD Bangka Barqt juga mendorong Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lebih progresif dan bergerak cepat menagih kewajiban Pemerintah Pusat seperti Dana Bagi Hasil (DBH) atau Royalti Timah tentunya itu harus kita kejar agar Pemerintah Pusat segera membayarkan kewajibannya ke Bangka Barat, kalau tidak salah besarannya hampir 200 Milyar yang menjadi Hak Bangka Barat, jika dibutuhkan kami Komisi 1 siap mendampingi TAPD ke Pusat sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik terhadap masyarakat Bangka Barat.

Saya sangat memahami pernyataan Bupati Bangka Barat dalam pemberitaan yang beredar itu bertujuan menekankan pentingnya kehati-hatian dalam mengelola keuangan daerah. Dalam situasi fiskal yang terbatas, setiap kebijakan beliau tentunya harus mempertimbangkan kemampuan APBD agar tetap berkelanjutan, saya menghimbau jangan sampai kita menafsirkan yang berlebihan, fokus saja pada sisi positifnya, saya memaknai ada pesan tersirat yaitu kepedulian dan rasa sayang pada Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) di Bangka Barat. 

Saya sangat meyakini apabila Keuangan Daerah Bangka Barat telah membaik Bupati Markus tidak akan tinggal diam untuk meningkatkan Kesejahteraan Pegawai PPPK PW, PPPK Full Time maupun ASN di Bangka Barat, saya sangat yakin karena beliau telah teruji di periode sebelumnya menaikkan gaji honorer.

 

Namun di sisi lain, saya juga memahami perasaan para guru dan tenaga kependidikan PPPK Paruh Waktu yang telah menyampaikan aspirasi. Apa yang mereka suarakan bukan semata persoalan angka, tetapi tentang rasa keadilan, kepastian dan penghargaan atas pengabdian mereka di dunia pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *