
TOBOALI, BANGKA SELATAN — Aktivitas penambangan timah inkonvensional (TI) secara ilegal di wilayah perairan Bangka Selatan tepatnya di Kawasan Pantai Kandang Sapi – Keramat dan Sungai Baher yang melibatkan atau adanya Kolaborasi para APH lintas instansi nampaknya dibantah oleh Pasi Intel Kodim 0432 Bangka Selatan, Slamet Riadi ketika dihubungi oleh salah satu Tim Terabas, Sabtu (04/07/2026).
“Jujur bang, selama setahun lebih tugas saya pastikan tidak ada keterlibatan anggota saya dalam aktifitas tersebut. Kalaupun ada maka saya pastikan kepada rekan media akan kita beritahukan sejauh mana keterlibatan mereka,” kata Slamet yang saat ini sedang menjalankan pendidikan di Bogor.
Sebelumnya, Jumat (03/07/2026) hal serupa juga dikatakan oleh Kasatpolairud Polres Bangka Selatan, Iptu Mulia Renaldi dan bahkan dirinya memberikan garansi bahwa institusinya bersih dari praktik beking tambang ilegal.
“Terima kasih atas informasinya, akan kami tindak lanjuti dan untuk pengkondisian dari yang disebutkan di atas, saya pastikan tidak ada. Akan kami cek apabila ada oknum yang mengatasnamakan pihak kami,” tegas mumuy panggilan akrab Mulia.
Dengan adanya konfirmasi dari dua instansi aparat penegak hukum tersebut maka publik meminta agar satuan dari Polairud Polres Bangka Selatan tunjukan komitmennya selaku pemilik wilayah pada perairan laut Bangka Selatan segera tindak lanjuti dan bersihkan perairan laut Bangka Selatan di kawasan Sungai Baher dan Pantai Kandang Sapi – Keramat.
Dilain waktu, Tim Terabas sedang berusaha mengkonfirmasi kepada Ketua HNSI DPC Bangka Selatan serta berupaya melakukan konfirmasi kepada Ditpolairud Polda Babel guna membantu menertibkan ratusan tambang ilegal Ponton Selam dan Upin Upin tersebut yang dianggap telah menyalahi aturan serta merusak ekosistem didekat daerah pesisir dan biota laut lainnya.
Tak sampai disitu saja, Tim Terabas akan melakukan kordinasi kepada Mustafa selaku Kordinator Lapangan HNSI DPD Babel sekaligus Staff Khusus Gubernur Provinsi Babel terkait terhambatnya atau terganggunya para nelayan dalam mencari nafkah dilaut akibat aktifitas tersebut.
(Tim Investigasi Terabas)
