
PALI,BN16BANGKA—(26-April-2026) Forum Pemuda Mahasiswa Tanah Abang sukses menggelar diskusi kedaerahan bertajuk “NGOPI: Ngobrol Perkara Aspirasi” pada Minggu (26/4/2026). Forum ini menjadi panggung dialog strategis yang mempertemukan langsung energi muda dengan empat Anggota DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kecamatan Tanah Abang.
Kegiatan yang berlangsung dinamis ini bertujuan untuk membedah persoalan daerah sekaligus menyalurkan kritik konstruktif terhadap kebijakan publik. Tidak sekadar diskusi formal, forum ini menghasilkan 17 poin aspirasi strategis yang mencakup isu krusial mulai dari ketenagakerjaan, infrastruktur dasar, pendidikan, lingkungan, hingga optimalisasi pelayanan publik.
Koordinator Forum Pemuda Mahasiswa Tanah Abang,Hadi Prasmana, S.Kom, menegaskan bahwa kehadiran para wakil rakyat dalam forum ini merupakan indikator positif bagi demokrasi di tingkat lokal. Namun, ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan acara ini tidak diukur dari diskusi, melainkan dari realisasi.
> “Kegiatan ini bukan sekadar forum seremonial, tetapi bentuk konsolidasi gagasan dan kegelisahan kolektif pemuda. Kami mengapresiasi kehadiran Anggota DPRD, namun substansi sebenarnya adalah tindak lanjut. Aspirasi yang kami sampaikan hari ini adalah mandat sosial yang harus diperjuangkan secara nyata,” ujar Hadi dalam keterangannya.
>
Senada dengan Hadi,Muslim Abdurrasyia, yang juga merupakan Koordinator Forum, menekankan pentingnya konsistensi DPRD dalam mengawal 17 poin yang telah diserahkan. Menurutnya, pemuda akan terus memantau sejauh mana aspirasi tersebut diterjemahkan ke dalam program kerja nyata.
“Kami berharap DPRD Dapil VI menjadi garda terdepan. Diperlukan komitmen serius untuk tidak hanya menerima aspirasi, tetapi mengawal dan memastikannya mewujud dalam bentuk kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Muslim.
Empat Anggota DPRD PALI Dapil VI yang hadir menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan keterbukaannya terhadap masukan dari generasi muda. Pertemuan ini dianggap sebagai langkah progresif untuk memperpendek jarak antara pembuat kebijakan dan masyarakat.
Di akhir forum, Forum Pemuda Mahasiswa Tanah Abang menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan peran sebagai kontrol sosial. Mereka berjanji akan terus mengawal perkembangan setiap poin aspirasi tersebut dengan semangat Dari diskusi, menuju aksi dan realisasi.
(D’monkey)
