Aktivitas Kolektor Timah Ilegal di Air Samak Disorot, Nama Bos Besar Ikut Terseret

*MENTOK, BANGKA BARAT* – Praktik jual beli timah yang diduga berasal dari tambang ilegal di wilayah Kabupaten Bangka Barat seolah tidak ada habisnya. Baru-baru ini, perhatian publik tertuju pada sebuah kediaman di Jl. Madinah 1, Gang Sekawan, Kelurahan Air Samak, RT 01/03, Kecamatan Mentok, yang ditengarai menjadi pusat aktivitas pengepulan timah ilegal berskala besar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya serta laporan warga sekitar, aktivitas di kediaman pria berinisial **AND** tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun, hingga saat ini, bisnis gelap tersebut terkesan kebal hukum dan belum tersentuh tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) setempat.

Menurut keterangan narasumber warga berinisial **WRI**, AND diduga menampung bijih timah hasil tambang ilegal dari kawasan pesisir *Tembelok* dan *Keranggan*. Dugaan ini semakin menguat seiring dengan tingginya intensitas keluar-masuk kendaraan di lokasi tersebut.

Lebih mengejutkan lagi, beredar kabar bahwa AND tidak bermain sendiri. Ia diduga berafiliasi dengan kolektor timah raksasa di Bangka Barat.

> “Aktivitas ini sudah menahun. Informasinya, barang (timah) tersebut mengalir ke bos besar berinisial **DYT**, yang dikenal sebagai salah satu kolektor terbesar di wilayah Bangka Barat,” ujar WRI kepada awak media.

Keberlangsungan bisnis ilegal di tengah pemukiman warga ini memicu tanda tanya besar mengenai fungsi pengawasan dari pihak kepolisian, khususnya *Polsek Mentok* dan *Polres Bangka Barat* Warga mendesak agar aparat tidak “tutup mata” terhadap praktik yang jelas-jelas merugikan negara tersebut.

Merespons keresahan warga yang semakin memuncak, sejumlah pihak kini menaruh harapan pada instansi yang lebih tinggi. Mereka meminta adanya langkah konkret dari:

Kapolda Bangka Belitung untuk mengevaluasi kinerja jajaran di tingkat bawah.

Jampidsus Kejaksaan Tinggi Pangkalpinang untuk menelusuri potensi kerugian negara.

Satgas Trisakti dan Satgas Halilintar agar segera turun ke lapangan melakukan penindakan dan sterilisasi terhadap kolektor-kolektor nakal.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian Resor Bangka Barat dan pihak terkait lainnya mengenai dugaan aktivitas ilegal di kediaman AND. Masyarakat berharap hukum tegak lurus tanpa pandang bulu demi menjaga kedaulatan sumber daya alam di Negeri Sejiran Setason.

 

Investigasi BN16BANGKA 

Lokasi:Mentok, Bangka Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *