
MENTOK, BANGKA BARAT – Aktivitas tambang timah ilegal menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) jenis selam di perairan Keranggan-Tembelok kembali memicu keresahan. Meski berulang kali ditertibkan, para penambang seolah tak jera dan terus beroperasi tanpa mengantongi izin resmi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, aktivitas tambang ilegal ini terpantau berlangsung masif.
Seorang warga setempat berinisial Fan mengungkapkan bahwa suara deru mesin ponton nyaris tidak pernah berhenti, baik siang maupun malam.
“Mereka kerja siang malam, Pak. Lokasinya sangat dekat, tapi mirisnya tidak ada kompensasi apa pun yang mengalir ke warga terdampak di sekitar sini,” ujar Fan saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Aparat Kerap Razia, Penambang Tetap Membandel,Keresahan warga kian memuncak karena upaya penegakan hukum yang telah dilakukan selama ini dinilai belum memberikan efek jera.
Fan menyebutkan bahwa aparat penegak hukum sebenarnya sudah sering turun ke lokasi untuk melakukan razia, namun para penambang selalu kembali beraktivitas.
“Sudah sering dirazia, tapi ya begitu, mereka tetap kerja lagi. Seolah-olah hukum tidak dianggap,” tambahnya.
Selain merusak ekosistem laut, aktivitas ini juga mengancam keselamatan jiwa.
Minimnya standar keamanan pada PIP jenis selam dilaporkan telah memakan korban. Beberapa bulan lalu, seorang pekerja diduga meninggal dunia akibat mengalami kram saat menyelam di kedalaman.
Hal ini memicu pertanyaan besar mengenai pertanggungjawaban hukum jika terjadi kecelakaan kerja fatal.
“Kalau ada yang meninggal atau kejadian apa pun, siapa yang mau tanggung jawab? Ini hanya memperkaya oknum-oknum yang mengondisikan di belakang layar saja,” tegas Fan dengan nada kecewa.
>
Desakan Tindakan Tegas Kepada Pihak Berwajib,Kondisi di Keranggan-Tembelok saat ini dinilai sudah dalam taraf mengkhawatirkan.
Masyarakat mendesak institusi kepolisian untuk tidak hanya melakukan imbauan, tetapi tindakan hukum yang konkret dan berkelanjutan.
Warga berharap penuh kepada:
* Polda Kepulauan Bangka Belitung
* Polres Bangka Barat
* Polsek Mentok
Masyarakat meminta pihak berwenang segera membersihkan perairan tersebut dari aktivitas ilegal guna menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut akibat praktik tambang yang tidak sesuai prosedur keselamatan.
Laporan: Wartawan BN16BANGKA
Lokasi: Mentok, Bangka Barat
