Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Bangka Barat Tekankan Sinergitas dan Transparansi Keuangan

Laporan:Andi Aziz

MENTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Bangka Barat, Senin (30/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Barat, Markus, SH, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ ini bukan sekadar kewajiban konstitusional, melainkan instrumen penting dalam menjalankan fungsi check and balance antara pihak eksekutif dan legislatif.

Di hadapan pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, dan pejabat daerah, Bupati memaparkan capaian kinerja keuangan daerah sepanjang tahun 2025 yang dinilai cukup stabil di tengah berbagai tantangan pembangunan. 

Berikut adalah rincian realisasi anggaran yang disampaikan:

Indikator Keuangan Realisasi (%) Sumber / Keterangan 

Pendapatan Daerah 90,85% PAD, Dana Transfer, & Pendapatan Sah lainnya 

Belanja Daerah 89,68% Pelaksanaan program pembangunan daerah 

Pembiayaan Daerah 99,27% Optimalisasi sumber pembiayaan

“Pelaksanaan program pembangunan selama tahun 2025 telah berjalan sesuai perencanaan dengan mengedepankan prinsip sinergis, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Markus.

Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Bangka Barat serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) atas dukungan dan kemitraan yang terjalin erat selama ini. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“LKPJ ini menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi kami. Rekomendasi dari DPRD sangat kami harapkan demi perbaikan kinerja pemerintah daerah di masa yang akan datang,” tambahnya.

Menutup pidatonya, Bupati Markus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama demi kesejahteraan Bangka Barat. Menariknya, di sela-sela suasana formal tersebut, Bupati juga menyelipkan ucapan selamat Idul Fitri bagi masyarakat yang merayakan, sembari berpesan agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Sebagai tradisi yang kental dengan budaya lokal, Bupati menutup penyampaian laporan tersebut dengan sebuah pantun yang berisi ajakan untuk menjaga sinergi, menegaskan bahwa meski banyak capaian yang diraih, masih ada berbagai aspek yang perlu dibenahi bersama.

“LKPJ telah kami sampaikan, harapan kami sinergi ini terus terjalin demi kemajuan Negeri Sejiran Setason,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *