Makan Biaya Rp3,5 Miliar, Proyek Kantor PLHUT di Bangka Barat Melewati Batas Kontrak

Bangka Barat—Salah seorang warga di Kecamatan Mentok, menyoroti pembangunan kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) yang terletak di halaman gedung Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Barat (Babar).

Pasalnya, hingga Jumat (9/1/2025) petang, pembangunan kantor yang menelan dana Rp3,5 miliar tersebut belum rampung. Padahal seharusnya, jika melihat kontrak kerja, jangka waktu pelaksanaan sudah selesai dikerjakan pada Desember 2025 lalu.

Hal ini dikatakan langsung Andi, salah seorang warga Kecamatan Mentok. Ia mengatakan, dari data yang ia peroleh bahwa pekerjaan tersebut dimulai pada 18 Juli 2025 lalu. Di mana waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan berjalan selama 140 hari kalender.

“Kalau melihat tanda tangan kontrak di laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik atau SPSE. Itu seharusnya pekerjaan sudah rampung pada pekan kedua di bulan Desember 2025 tadi, tapi ini sudah Januari belum selesai,” ujarnya pada Jumat (9/1/2025) sore.

Akan tetapi fakta di lapangan, kata dia, kegiatan yang dilaksanakan oleh CV Ulim Mandiri belum juga rampung. Ini terlihat dari pantauannya langsung 3 hari terakhir. Di mana, pekerja proyek perusahaan asal Pangkalpinang itu masih sibuk dengan alat dan material.

“Seharusnya pekerjaan ini telah masuk tahap pemeliharaan. Tapi di lapangan, pekerja proyek masih terlihat sibuk menyelesaikan pekerjaan item demi item. Mana sepertinya plang proyek sudah dicopot, padahal plang, bentuk keterbukaan informasi,” katanya.

Meski ada denda jika terlambat sekitar 1/1000 per hari, namun pria berusia 36 tahun itu menyoroti akan proses perencanaan kegiatan. Pasalnya, di Komplek Perkantoran Pemkab Babar, ada juga beberapa kegiatan kontruksi tetapi berhasil dirampungkan.

Hal senada juga disampaikan Marsal, warga Kecamatan Mentok lainnya. Dia meminta aparat kepolisian atau pun kejaksaan dapat turun langsung melakukan penyelidikan. Mengingat, setiap uang negara yang dikucurkan ada pertanggungjawaban yang jelas.

“Saya lihat gedung laboratorium depan Polres Babar itu selesai tepat waktu. Kenapa ini tidak, kalau berbicara faktor cuaca, seharusnya yang lain juga terdampak. Jadi saya mohon ada tim aparat yang turun untuk mengecek kegiatan di Kantor Kemenag itu,” ujar dia.

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *