Pencurian 1 Ton Sawit di Jebus Berujung Amuk Massa, Satu Mobil Pelaku Hangus Dibakar

BANGKA BARAT – Aksi pencurian buah kelapa sawit di perkebunan milik pengusaha lokal, Sdr. Ahon Bakik, berakhir dengan kemarahan warga. Satu unit mobil operasional pelaku hangus terbakar setelah diamuk massa di perbatasan Desa Rukam dan Desa Limbung, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (15/2/2026) dini hari.

Peristiwa bermula sekira pukul 02.00 WIB. Tiga orang pelaku yang diduga berasal dari Kampung Palembang masuk ke area perkebunan dengan membawa satu unit mobil Suzuki Carry hitam bernomor polisi BN 8364 RC. 

Dengan menggunakan alat dodos, para pelaku memanen buah sawit di tengah kegelapan malam.

Namun, aksi tersebut rupanya sudah dipantau oleh penjaga kebun bersama warga sekitar yang telah melakukan pengintaian. 

Setelah para pelaku memuat sekitar satu ton buah sawit ke dalam mobil, warga langsung melakukan penggerebekan.

Aksi kejar-kejaran sempat terjadi saat para pelaku mencoba melarikan diri menggunakan mobil. Pelarian mereka terhenti di jalan aspal perbatasan Desa Rukam dan Desa Limbung sekira pukul 05.35 WIB.

Emosi warga yang memuncak memicu tindakan main hakim sendiri. Satu orang pelaku (±35 tahun) berhasil diamankan dan menjadi sasaran amukan massa, sementara dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah hutan sekitar.

Tak berhenti di situ, massa yang tak terkendali kemudian membalikkan dan membakar mobil Suzuki Carry milik pelaku hingga hangus tak bersisa.

“Kebun milik Sdr. Ahon Bakik ini memang sudah sering menjadi sasaran pencurian, terutama saat menjelang subuh. Kali ini warga sudah habis kesabaran karena kerugian yang dialami tidak sedikit,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Aparat kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengamankan satu pelaku yang babak belur serta meredam situasi agar tidak semakin meluas. 

Berdasarkan data sementara, kerugian materiil meliputi:

 * 1 Unit Mobil: Suzuki Carry hitam (Hangus terbakar).

* Hasil Tani: Kurang lebih 1 ton buah kelapa sawit.

* Korban Luka: Satu pelaku menjalani perawatan akibat luka pemukulan.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lain yang identitasnya tengah didalami. 

Polisi mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak bertindak anarkis atau main hakim sendiri di masa mendatang.

Langkah Preventif,Maraknya pencurian kelapa sawit di wilayah Kecamatan Parittiga dan Jebus belakangan ini memang meresahkan petani dan pengusaha. 

 

Kejadian ini menjadi sinyal kuat perlunya peningkatan patroli rutin dan pengamanan swakarsa di area perkebunan guna mencegah kerugian yang lebih besar serta menghindari potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

 

(YPH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *