BN16 BANGKA.COM
PANGKALPINANG – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada akhir Desember di Kota Pangkalpinang resmi ditunda. Koordinator lapangan menyampaikan bahwa jadwal aksi digeser ke tanggal 5 Januari mendatang.
Penundaan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap toleransi beragama dan situasi keamanan nasional selama masa libur akhir tahun.
Alasan Utama Penundaan,Dalam pernyataan resminya, pihak penyelenggara aksi menekankan tiga poin utama di balik keputusan ini:
* Toleransi Beragama: Memberikan ruang bagi umat Kristiani untuk merayakan Hari Raya Natal dengan khidmat tanpa gangguan aktivitas massa di jalanan.
* Aspek Kemanusiaan: Memberikan kesempatan bagi aparat penegak hukum (TNI/Polri) untuk menikmati waktu libur bersama keluarga di penghujung tahun.
* Keadilan Sosial: Memastikan bahwa gerakan ini tetap berjalan dengan kepala dingin dan nurani yang bersih demi mencapai tujuan bersama.
Fokus Tuntutan,Aksi yang akan digelar pada 5 Januari tersebut tetap membawa misi utama, yakni menyuarakan aspirasi terkait pembebasan para penambang yang saat ini masih ditahan.
Perwakilan massa menegaskan bahwa penundaan ini bukanlah bentuk surutnya semangat, melainkan strategi agar tuntutan mereka didengar dengan lebih efektif dalam suasana yang lebih kondusif.
“Kami bergerak dengan hati nurani. Penundaan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami sebagai warga negara yang menghargai keberagaman dan jasa para petugas keamanan,” ujar salah satu perwakilan dalam video tersebut.
>
Masyarakat dan peserta aksi diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan menunggu instruksi lebih lanjut terkait titik kumpul dan teknis pelaksanaan pada bulan Januari mendatang.
