Bapas Tanjungpandan Perkuat Pengawasan dan Bimbingan Klien Pemasyarakatan Sinergi bersama Pemerintah Desa

Belitung, BN16-Bangka.com – Dalam semangat Bulan Suci Ramadan 1447 H, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan perkuat pengawasan dan pembimbingan Klien Pemasyarakatan melalui sinergi bersama pemerintah desa. Kegiatan koordinasi dilaksanakan pada Jumat (20/2) oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda, Endang Meidiansyah, di sejumlah desa dengan sebaran Klien cukup tinggi. Salah satu lokasi kegiatan adalah Desa Air Ketekok.

Selain koordinasi, Endang juga melaksanakan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) penjamin terhadap salah satu Klien yang berdomisili di desa tersebut. Litmas ini penting untuk memastikan adanya penjamin yang bertanggung jawab serta dukungan lingkungan sosial yang kondusif bagi proses reintegrasi.

Endang menegaskan bahwa momentum Ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan spiritual sekaligus penguatan pengawasan.

“Ramadan adalah bulan pembinaan diri. Bagi Klien, ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketaatan, dan membuktikan komitmen tidak mengulangi pelanggaran hukum. Dalam pengawasan, kami tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku, termasuk kewajiban lapor dan pengawasan berbasis masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengawasan selama Ramadan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga persuasif dan humanis.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas. Klien wajib mematuhi seluruh syarat program integrasi. Jika terjadi pelanggaran, tentu akan dilakukan evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku. Sinergi dengan pemerintah desa sangat penting agar pengawasan berjalan optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Air Ketekok, Antoni, menyambut baik langkah proaktif Bapas Tanjungpandan dalam membangun koordinasi.

“Kami mengapresiasi kehadiran langsung PK Bapas di desa kami. Ini menunjukkan keseriusan dalam pengawasan dan pembinaan Klien. Apalagi di bulan Ramadan, kami berharap Klien dapat memanfaatkan momentum ini untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah desa siap mendukung pengawasan berbasis masyarakat demi menjaga ketertiban lingkungan.

“Dengan komunikasi yang baik antara Bapas, aparat desa, dan keluarga, kami optimistis Klien dapat menjalani masa pembimbingan dengan baik serta kembali diterima di tengah masyarakat,” tambahnya.

Melalui momentum Ramadan, Bapas Tanjungpandan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan klien menjalani hak dan kewajibannya secara seimbang serta mendukung pemasyarakatan yang profesional dan berkeadilan.

(*/Luise/afn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *