Rehab Masjid Agung Baiturridho Dimulai Triwulan I 2027, Material Lama Diganti Total
BANGKA BARAT, BN16BANGKA— Masjid Agung Baiturridho, Kabupaten Bangka Barat, bersiap menghadapi wajah baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat mengalokasikan anggaran senilai Rp2 miliar dari APBD murni tahun 2027 untuk merenovasi total masjid kebanggaan masyarakat setempat.
Rencana besar ini diungkapkan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Abimayu, di sela kegiatan Pembinaan Kafilah MTQ Kabupaten Bangka Barat di Masjid Agung Baiturridho, Kamis (5/11/2026).
Menurut Abimayu, persetujuan anggaran tersebut telah diketok palu oleh DPRD Bangka Barat setelah melalui rangkaian pembahasan bersama eksekutif.
“Alhamdulillah kemarin kita sudah bahas di dewan dan sudah disetujui juga oleh DPRD, bahwa rehab Masjid Agung itu di tahun 2027 dianggarkan kurang lebih 2 miliaran. Dananya murni APBD dari Pemda, bukan dana pinjaman,” tegas Abimayu.
Desain Baru dan Material Lebih Kokoh
Pekerjaan renovasi dipastikan menyasar seluruh bagian bangunan secara menyeluruh (overall), mulai dari perbaikan struktur menara yang mengalami kerusakan hingga penanganan masalah kebocoran atap.
Menjawab sorotan terkait kualitas material bangunan lama yang menggunakan tripleks, Abimayu memastikan pihak konsultan perencana telah merancang pergantian total menggunakan material yang lebih berkualitas tinggi.
“Secara keseluruhan [direhab]. Artinya menara-menara yang bolong-bolong, segala macam, bocor-bocor itu direhab semua. Yang jelas bahan lama dipastikan diganti dan dibuat dengan bahan yang lebih bagus. Saat ini masih disusun oleh konsultan perencana,” jelasnya.
DED Digarap Tahun Ini, Fisik Dimulai Triwulan I 2027
Tahapan awal proyek prestisius ini mulai dikebut melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada APBD Perubahan tahun ini. Pemkab Bangka Barat menargetkan alat berat dan pekerja sudah mulai turun ke lapangan pada awal tahun depan.
“Tahun ini kita menyusun DED dulu di perubahan APBD. Kalau seandainya segera diinikan, mungkin di triwulan pertama 2027 sudah dilaksanakan, dan mudah-mudahan di tahun 2027 itu juga bisa selesai,” tambahnya.
Pusat Peradaban dan Kegiatan Umat
Di luar aspek fisik, renovasi ini mengusung misi besar untuk menjadikan Masjid Agung Baiturridho sebagai episentrum atau pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan kepemudaan di Bangka Barat.
Sejumlah lembaga strategis seperti LPTQ, Baznas, hingga TPQ yang telah memiliki sekretariat di kompleks masjid tersebut diproyeksikan dapat beraktivitas jauh lebih maksimal pascarenovasi rampung. Bahkan, halaman masjid juga disiapkan untuk menampung agenda-agenda besar seperti perkemahan akhir tahun Pramuka.
“Kita wajib untuk memakmurkan masjid. Mudah-mudahan dengan nanti masjid ini direhab, kegiatan-kegiatan umat dipusatkan di sini semua biar ke depannya lebih makmur,” pungkas Abimayu.
