
BANGKA BARAT, BN16BANGKA— Kepolisian Resor (Polres) Bangka Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan dan membangun karakter generasi muda. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, jajaran kepolisian menggelar kegiatan penyuluhan serentak di dua lembaga pendidikan di wilayah Kabupaten Bangka Barat pada Senin, (26/10/2026).
Langkah preventif ini difokuskan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, memberantas praktik perundungan (bullying), serta menanamkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sejak dini.
Sasar Dua Sekolah, Kedepankan Pendekatan Humanis,Kegiatan edukasi yang dimulai secara serentak pada pukul 08.00 WIB ini menyasar para pelajar di tingkat sekolah menengah.
Di Kecamatan Simpang Teritip, Kapolsek Simpang Teritip Iptu Agus bersama jajarannya turun langsung menyambangi para siswa MTs Miftahul Jannah, Desa Pelangas. Dalam arahannya, para siswa diberikan pemahaman komprehensif mengenai dampak negatif kenakalan remaja, bahaya bullying, serta pentingnya menjaga disiplin, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati antarsesama.
Secara paralel di wilayah ibu kota kabupaten, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Bangka Barat menggelar kegiatan serupa di SMP Negeri 4 Mentok. Kegiatan di sekolah ini dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres Bangka Barat AKP Amri, Kasat Binmas, Ps. Kanit Bintibsos, beserta jajaran personel Sat Binmas.
Dalam sesi penyuluhan tersebut, petugas menekankan bahwa perundungan bukanlah sekadar bentuk candaan antarteman biasa. Tindakan tersebut terbukti dapat meninggalkan luka psikologis bagi korban, mengganggu proses kegiatan belajar-mengajar, hingga merusak iklim keamanan di lingkungan satuan pendidikan.
Polisi: Sekolah Harus Jadi Ruang Aman dan Nyaman,Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso, menegaskan bahwa penanaman pendidikan karakter dan kesadaran hukum sejak dini merupakan pilar penting dalam melindungi generasi penerus bangsa dari berbagai bentuk perilaku menyimpang.
“Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, kami ingin mengingatkan para pelajar agar menjauhi kenakalan remaja, tidak melakukan perundungan, serta membiasakan diri untuk saling menghormati. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita,” ujar IPTU Yos Sudarso mewakili Kapolres Bangka Barat.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengajak para pelajar untuk membangun pergaulan yang sehat, berani menolak segala bentuk tindakan kekerasan, serta proaktif melapor kepada guru atau pihak berwenang jika menemukan atau mengalami aksi perundungan.
Kolaborasi Lintas Pihak Jaga Ketertiban,Polres Bangka Barat mengingatkan bahwa upaya pencegahan kenakalan remaja dan bullying tidak bisa dibebankan semata-mata kepada institusi kepolisian. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pihak sekolah, para orang tua, serta masyarakat luas untuk memberikan pengawasan serta pendampingan yang intensif terhadap tumbuh kembang anak.
Melalui pendekatan humanis yang diusung dalam semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman hukum di kalangan pelajar, memperkuat kedisiplinan, serta menciptakan ekosistem sekolah yang kondusif, tertib, dan bebas dari kekerasan.
(Humpolres/BN16BANGKA)
