Kasus Koper Tertukar di KM Dharma Kartika 8 Berakhir Damai, Manajemen DLU Imbau Penumpang Waspada

Tanjung Api, Palembang– Tradisi mudik yang seharusnya menjadi momen hangat berkumpul keluarga justru berujung pilu bagi Nabila Lestari. Ibu tunggal asal Pangkal Pinang ini sempat kehilangan koper berisi uang tunai jutaan rupiah dan barang berharga saat menumpang Kapal Dharma Kartika 8 pada Senin (23/03/2026).

Insiden yang diduga menggunakan modus tukar barang di atas kapal tersebut sempat menjadi perhatian publik sebelum akhirnya menemukan titik terang.

Kesepakatan Kedua Belah Pihak,Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Palembang, Edos Sari Waskito, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan korban untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita sudah selesai dengan Bu Nabila. Permasalahan sudah kita bicarakan bersama dan telah mencapai solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” ujar Edo saat dikonfirmasi oleh redaksi BN16BANGKA pada Kamis (26/03/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Nabila juga menyadari adanya faktor kelalaian pribadi dalam mengawasi barang bawaannya saat proses turun dari kapal (debarkasi).

Menanggapi kejadian ini, pihak PT DLU mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama di tengah tingginya arus penumpang menjelang hari raya. 

Kepadatan di atas dek kapal seringkali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab atau memicu terjadinya kekeliruan antar penumpang.

“Kami menghimbau kepada para pengguna jasa angkutan penyeberangan agar senantiasa menjaga barang bawaannya masing-masing. Jangan sampai hilang atau tertukar, baik dalam kondisi ramai maupun hari biasa,” tegas Edo.

Pihak manajemen menekankan pentingnya melakukan pemeriksaan ulang terhadap seluruh tas dan koper sebelum melangkah meninggalkan area kapal.

Tips Keamanan Mudik bagi Penumpang Kapal:

Identitas Jelas: Berikan penanda mencolok (tali berwarna atau stiker) pada koper agar tidak tertukar.

Barang Berharga: Selalu bawa uang tunai dan perhiasan dalam tas kecil yang melekat di badan.

Double Check: Pastikan jumlah dan bentuk barang sudah sesuai sebelum melewati gangway kapal.

 

Penulis:[YopiHerwindo]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *