Geger Temuan Mayat Mengapung di Perairan Mentok, Satpolairud Polres Bangka Barat Lakukan Pencarian Intensif

MENTOK, BANGKA BARAT – Masyarakat pesisir Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, digegerkan dengan informasi penemuan sesosok mayat yang mengapung di perairan laut sekitar Pelabuhan Jet, Senin (9/2/2026) pagi. Hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Berdasarkan konfirmasi redaksi kepada Kasat Polairud Polres Bangka Barat, pihaknya pertama kali menerima laporan dari warga sekitar pukul 09.00 WIB. Warga melaporkan adanya benda mencurigakan yang diduga kuat merupakan jenazah manusia dalam posisi tertelungkup di tengah laut.

“Kami menerima informasi dari warga yang menemukan sesosok diduga mayat terapung di perairan tidak jauh dari Pelabuhan Jet. Warga juga sempat mengirimkan dokumentasi foto kepada kami,” ujar Kasat Polairud dalam keterangannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpolairud segera menerjunkan personel bersama tim identifikasi dan Pamapta menggunakan kapal patroli ke titik koordinat yang dilaporkan. Namun, setibanya di lokasi, keberadaan mayat tersebut sudah tidak terlihat lagi, diduga terbawa arus laut yang cukup deras.

Kasat Polairud menjelaskan bahwa proses pencarian saat ini menghadapi kendala serius berupa cuaca ekstrem.

* Gelombang Tinggi: Sejak pukul 09.00 hingga siang hari, perairan Mentok dihantam gelombang tinggi yang menyulitkan pergerakan kapal petugas.

* Radius Pencarian: Tim telah membagi tugas menjadi dua kelompok, dengan radius penyisiran mencapai 1 hingga 1,5 mil dari bibir pantai.

 * Kondisi Arus: Saat ini air laut mulai pasang, yang diprediksi dapat mengubah arah pergerakan objek di permukaan air.

Koordinasi dan Himbauan,Selain melakukan penyisiran secara fisik di laut, pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan memonitor aktivitas masyarakat nelayan maupun pengguna jasa pelayaran.

“Kami terus berkomunikasi dengan warga sekitar dan para kru kapal (ABK) yang sedang melintas di perairan Mentok. 

Kami mengimbau bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor kepada petugas,” tambahnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa hingga berita ini diturunkan, status jenazah tersebut masih dalam proses pencarian. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi (hoaks) terkait penemuan ini.

 

(YPH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *