Musi Banyuasin, BN16-Bangka.com – Kondisi jalan di beberapa Desa yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin semakin memprihatinkan, baik itu jalan-jalan penghubung antar Kecamatan dan jalan Lintas Provinsi kian memprihatinkan. Kamis (15/1/2026).

berdasarkan pantauan awak media sitaberita.com terlihat fisik ruas jalan penghubung Kecamatan mengalami kerusakan berat dan ringan dan sebagian nyaris tidak bisa atau layak dilalui kendaraan. Baik itu roda 2 dan roda 4.
Kerusakan jalan berdampak pada resiko keselamatan warga dan mengganggu aktivitas warga dan menghambat kegiatan perekonomian di Musi Banyuasin.
kejadian ini sudah berlangsung lama kerusakan jalan yang berulang kerap dikaitkan dengan aktivitas ilegal seperti tambang batu bara dan perkebunan tanpa izin maupun kendaraan yang bermuatan berat yang melintas tampa pengawasan.
Disisi lain Bupati Musi Banyuasin bukan untuk menprihatikan dan mendengarkan keluhan warga serta masyarakatnya sendiri, akan tetapi sibuk mengurus dan mengecek mobil baru sebanyak 150 unit mobil untuk Pemerintah Desa menggunakan anggaran APBD.
Padahal diketahui bahwa anggaran Kabupaten Musi Banyuasin mengalami Defisit Anggaran di tahun 2026 ini.
Sebenarnya mobil tersebut bukan kebutuhan yang penting atau urgen, sebagian masyarakat Musi Banyuasin mempertanyakan kepemimpinan Bupati Musi Banyuasin dan program yang berbunyi “Muba Maju Lebih Cepat” yang dinilai blum ada kemajuan yang nyata serta tidak menyentuh warga.
“Misal bapak Bupati Musi Banyuasin setiap tahun selalu mengaspal jalan yang sudah bagus atau baik di sekitar rumah dinas saja tanpa memprihatinkan jalan lainnya yang benar-benar layak diperbaiki,” ujar warga yang tak mau disebutkan namanya.
Oleh sebab itu masyarakat Musi Banyuasin berharap ada langkah konkret dan segera dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Pusat yang perhatian dalam perbaikan jalan dinilai bukan sekedar pembangunan fisik melainkan bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas akses keselamatan dan kesejahteraan.
(*/Red/Mt).
