
SKANDAL PROYEK PANTAI PENYAK KIAN TERSOROT !!
Bangka Tengah — Sabtu , 10/01/2026. Proyek penataan kawasan Pantai Penyak kembali menuai sorotan keras. Proyek yang diduga dikerjakan oleh PT Ciasem ini diduga sarat masalah, mulai dari mutu pekerjaan, hak warga, hingga hak buruh—namun tanpa pertanggungjawaban nyata.
Alih-alih menjadi ikon wisata, proyek ini justru diduga berubah menjadi sumber kerusakan dan ketidakadilan.
Alih-alih menjadi ikon wisata, proyek ini justru diduga berubah menjadi sumber kerusakan dan ketidakadilan.
Finishing Diduga Amburadul & Timbunan Tanah Diduga Tak Padat
Berdasarkan dokumentasi video di lokasi, terlihat hasil pekerjaan yang diduga asal jadi: permukaan tidak rata, struktur tampak rapuh, dan timbunan tanah diduga tidak dipadatkan sesuai standar teknis.
Warga khawatir kondisi ini memicu amblesan, retakan lanjutan, dan risiko keselamatan, terutama saat hujan dan pasang.
Pohon Kelapa Warga Diduga Digusur — Tanpa Ganti Rugi,Sejumlah pohon kelapa milik masyarakat pesisir dilaporkan diduga digusur akibat proyek. Hingga kini:
❌ Tidak ada ganti rugi
❌ Tidak ada musyawarah
❌ Tidak ada kejelasan
Kelapa itu sumber hidup kami,” kata warga. Penggusuran tanpa kompensasi diduga merampas hak ekonomi masyarakat.
Gaji Pekerja Diduga Tak Dibayar
Para pekerja proyek mengaku diduga belum menerima upah, meski pekerjaan telah dilakukan.
“Kerja sudah, gaji belum dibayar,” ujar salah satu buruh,Fakta ini mengarah pada dugaan pelanggaran hak ketenagakerjaan dalam proyek yang dibiayai uang publik.
Empat Rumah Warga Retak — Tanpa Tanggung Jawab,Dampak paling serius dialami warga sekitar lokasi proyek. Empat rumah warga dilaporkan mengalami retak, yang diduga kuat akibat aktivitas proyek dan kualitas timbunan.
Namun hingga kini:
❌ Tidak ada perbaikan
❌ Tidak ada ganti rugi
❌ Tidak
Warga menilai sikap ini sebagai pembiaran terang-terangan.
DESAKAN PUBLIK: AUDIT TOTAL SEKARANG
Audit total proyek Pantai Penyak
•Buka dokumen kontrak & pengawasan
•Bayar gaji pekerja yang tertunggak
•Ganti rugi pohon kelapa warga
•Perbaiki rumah warga yang retak
•Periksa pelaksana & pejabat penanggung jawab
Jika empat rumah warga retak saja tak ada tanggung jawab, lalu di mana negara?” tegas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Ciasem dan instansi teknis terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Seluruh fakta yang disajikan masih bersifat dugaan dan menunggu penjelasan serta tindakan pihak berwenang.
(Tim Red)
