Ubah Warna Motor Curian Jadi Hijau, Spesialis Curanmor di Mentok Diringkus Tim Macan Putih

Tim Gabungan Opsnal Macan Putih Satreskrim Polres Babar dan Meriam Polsek Mentok meringkus seseorang berinisial WI. Pasalnya, pria berusia 34 tahun itu diduga terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

Penangkapan pelaku setelah petugas menerima sebuah informasi pada Rabu (7/1/2025) sekira pukul 23.00 Wib. Dalam informasi itu, disebutkan bahwa pelaku sedang berada di salah satu pondok daerah Kampung Pal IV, Desa Belolaut, Kecamatan Mentok.

“Setelah menerima informasi itu, kami langsung menuju lokasi tempat pelaku berada. Apalagi, motor merek Yamaha N Max yang diduga dicuri pelaku telah diubah warna dari biru hitam menjadi warna hijau,” ungkap KBO Satreskrim Polres Babar, Iptu M Harits Arlianto.

Seizin Kasatreskrim Babar, AKP Fajar Riansyah Pratama, pelaku diamankan pada Kamis (8/1/2025) sekira pukul 00.15 Wib. Penangkapan pelaku ini dipimpin Katim Buser Macan Putih, Aipda Zukirman S.H dan Kanitreskrim Polsek Mentok, Ipda S. Samosir S.H.

“Setalah dilakukan interogasi singkat, pelaku mengakui telah melakukan pencurian motor. Lokasi pencurian itu di tempat wisata Air Terjun, Dusun V, Desa Belolaut. Pelaku berikut barang bukti saat sudah kita amankan untuk diproses lebih lanjut,” kata Harits.

Ia menyebut, pencurian sepeda motor milik HA (40), warga Kampung Pait Jaya, Dusun VI RT 003, Desa Belolaut itu terjadi pada 23 Agustus 2024 lalu. Kala itu, korban yang merupakan seorang perempuan baru saja tiba di tempat wisata sekira jam 14.00 Wib

“Korban tidak sendirian berwisata hari Jumat itu. Tapi bersama rekannya, AL, GA, AI, ON dan AF. Sepeda motor merk Yamaha N MAX warna biru hitam milik korban dengan Nomor Polisi BN 3586 DD itu dia parkir di atas tempat wisata air terjun,” tambah Iptu Harits.

Lebih lanjut, motor tersebut dia parkir dengan keadaan stang motor terkunci. Korban dan adik-adiknya langsung turun untuk mandi dan memancing. Di sana, korban meletakan kunci motor dan pakaian pada kursi kayu yang ada di bawah dekat dengan air terjun.

“Sekira pukul 16.00, ada saksi HR dan BM bertanya di mana motor korban. Si korban lalu menjawab bahwa motor ia parkir di atas. Namun saat korban cek, motor sudah tidak ada di parkir atau hilang. Kunci moto yang ia simpan juga sudah tidak ada di tempat sebelumnya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *